Doa Setelah Sholat, Dzikir Sholat dan Keutamaannya

Doa Setelah Sholat, Dzikir Sholat dan Keutamaannya

Sebagian besar dari kita tentu sudah mengetahui jika setelah mengerjakan sholat fardhu 5 waktu maupun sholat sunnah kita dianjurkan agar membaca bacaan wirid atau dzikir kemudian ditutup dengan doa setelah selesai melakukan sholat. Alasan mengapa kita harus berdoa setelah sholat adalah karena setelah mengerjakan sholat ini menjadi waktu yang mustajab untuk berdoa. Selain karena waktu yang mustajab untuk berdoa, membaca doa setelah sholat juga dzikir dapat menambah amal baik kita pada Alloh dan pahala kita.

Anjuran dalam membaca doa setelah sholat serta dzikir ini telah dicontohkan sebelumnya oleh Rasulullah SAW kepada kita. Ajaran tentang doa setelah sholat dan dzikir ini juga sudah diajarkan dan dilakukan oleh para sahabat, tabiin, tabiut tabiin samapi kepada ulama pada zaman ini.

Walaupun sholat adalah doa, kita tetap disunnahkan untuk membaca dzikir dan doa setelah sholat wajib dan sunnah. Dzikir yang ada dalam sholat ini berupa bacaan istighfar, tasbih, takbir juga tahlil, setelah itu dilanjutkan dengan berdoa kepada Alloh SWT.

Doa setelah sholat adalah kumpulan dari doa yang telah diajarkan dari Al-qur’an dan hadist mulai membaca shalawat atas nabi, minta pertolongan dari kejahatan, mohon keselamatan baik di dunia maupun akhirat, bahkan sampai permohonan untuk kebahagiaan kita di dunia sampai akhirat nanti.

Dzikir Setelah Sholat Fardhu

Doa setelah sholat dan bacaan dzikirnya

Berikut ini adalah kumpulan bacaan dzikir setelah sholat fardhu yang sudah kami tuliskan urut-urutanannya agar mudah untuk dipelajari:

  1. Beristighfar sebanyak 3 kali
  2. Kita baca kalimat tauhid sejumlah 3 kali
  3. Doa selamat sebanyak 1 kali
  4. Surat alfatihah dibaca sebanyak 1 kali
  5. Ayat kursi dibaca sebanyak 1 kali
  6. Tasbih dibaca sebanyak 33 kali
  7. Tahmid dibaca sebanyak 33 kali
  8. Takbir dibaca sebanyak 33 kali
  9. Kita baca kalimat tauhid lagi yang diteruskan dengan melafadzkan hauqolah
  10. Membaca doa setelah sholat sesuai sunnah dan bisa ditambah dengan doa lainnya

1. Beristighfar sebanyak 3 kali

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِـيْمِ الَّذِيْ لَااِلَهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ ×٣

“Astaghfirullaahal ‘adziim alladzii laaailaaha illaa huwal hayyul qoyyuum wa atuubu ilaih.”

Artinya dalam tulisan latin bahasa Indonesia adalah:

Aku memohon ampun kepada Allah yang maha agung, tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, dzat yang maha hidup kekal abadi dan terus menerus mengurus makhluknya tiada henti. Dan aku bertaubat kepada-Nya.

2. Kita baca kalimat tauhid sejumlah 3 kali

لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ

Tulisan latinnya adalah:

“Laa ilaaha illalloh wahdahu laa syariikalah lahul mulku walahul hamdu yuhyii wayumiitu wahuwa ‘alaa kulli syain qodiir.”

Terjemahannya adalah:

Tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, tiada sekutu baginya. Hanya miliknya segala kerajaan dan hanya miliknya segala puji, baik yang hidup atau yang mati, Dialah Dzat yang kuasa atas segala sesuatu.

3. Doa selamat sebanyak 1 kali

اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلَامُ، وَإِلَيْكَ يَعُوْدُ السَّلَامُ فَحَيِّنَارَبَّنَا بِالسَّلَامِ وَاَدْخِلْنَا الْـجَنَّةَ دَارَ السَّلَامِ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَا ذَاالْـجَلَالِ وَاْلإِكْرَام

Versi latinnya adalah:

“Allohumma antassalaam waminkas salaam wa ilaika ya’uudus salaam fakhayyinaa robbanaa bis salaam wa adkhilnal jannata daaros salaam tabaarokta robbanaa wa ta’aalaita yaa dzal jalaali wal ikroom”.

Artinya:

Ya Allah, engkaulah Dzat yang memberi keselamatan (kesejahteraan), hanya darimu lah keselamatan (kesejahteraan) dan kepadamulah segala keselamatan (kesejahteraan) itu kembali. Maka hidupkanlah kami Ya Allah dengan selamat (sejahtera), masukkanlah kami ke dalam surga rumah keselamatan (kesejahteraan), Engkaulah Dzat yang berkah wahai Tuhan kami dan maha luhur Engkau, Ya Tuhan kami Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan.

4. Surat alfatihah dibaca sebanyak 1 kali

Surat Al-fatihah ini dibaca 1 kali dan tulisan latinnya adalah seperti berikut:

  • Bismillaahir rohmaanir rohiim
  • Alhamdulillaahirobbi ‘aalamiin
  • Arrohmaanir rohiim
  • Maaliki yaumiddiin
  • Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin
  • Ihdinas shirootol mustaqiim
  • Shirootolladziina an’amta ‘alaihim ghoiril maghdluubi ‘alaihim waladlaaalliin, Aaamiin.

Artinya adalah:

  • Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih (maha pengasih di dunia & akhirat) lagi maha penyayang (maha penyayang hanya di akhirat)
  • Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam
  • Dzat yang maha pengasih (di dunia & akhirat) lagi maha penyayang (di akhirat)
  • Dzat yang merajai hari akhir (hari kiamat)
  • Hanya kepada-Mu lah kami menyembah dan hanya kepada-Mu lah kami meminta pertolongan
  • Tunjukkanlah kami jalan yang lurus (shirotol mustaqim)
  • Yaitu jalannya orang-orang yang Engkau beri ni’mat bukan jalannya orang-orang yang Engkau benci (ghadab) dan bukan pula jalannya orang-orang yang tersesat

5. Ayat kursi dibaca sebanyak 1 kali

اَللهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَّلَانَوْمٌ، لَهُ مَافِي السَّمَاوَاتِ وَمَافِي اْلأَرْضِ مَن ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَابَيْنَ أَيْدِيْهِمْ وَمَاخَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيْطُونَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَآءَ، وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ وَلَا يَـؤدُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ

“Allaahu laaailaha illaa huwal hayyul qayyuum, laa ta’ khudzuhu sinatuw walaa naum, lahu maa fis samaawaati wa maa fil ardl, mandzalladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa bi idznih, ya’lamu maa baina aidiihim wa maa kholfahum, walaa yuhiithuuna bisyaim min ‘ilmihii illa bimaa syaaa’, wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal ardl, walaa yauduhuu hifdzuhumaa wahuwal ‘aliyyul ‘adziim.”

Artinya dalam bahasa Indonesia adalah:

Allah, tiada Tuhan yang haq disembah melainkan IA (Allah) Dzat yang hidup kekal abadi serta terus menerus dalam mengurus makhluknya. Tidak pula mengantuk ataupun tidur, milik-Nya lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tiada orang yang mampu memberi syafaat di sisi-Nya kecuali atas izin-Nya. Allah mengetahui apa yang ada di hadapan mereka (yang nampak) dan apa yang ada di belakang (yang tersembunyi) mereka. Dan mereka tidak diliputi sesuatu (tidak tau apa-apa) dari Ilmu Allah melainkan dengan sesuatu yang dikehendaki-Nya. Luas kursi Allah meliputi langit dan bumi, dan Allah tidak merasa berat menjaga keduanya, dan Dia lah Dzat yang maha luhur dan maha agung.

6. Membaca bacaan Tasbih, Tahmid dan Takbir secara berurutan sejumlah masing-masing 33 kali

إِلَهَنَا رَبَّنَا أَنْتَ مَوْلاَنَا سُبْحَانَ اللهِ
(33x) سُبْحَانَ اللهِ

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ دَائِمًا أَبَدًا اَلْحَمْدُ ِللهِ
(33x) اَلْحَمْدُ ِللهِ

اْلحَمْدُ ِللهِ عَلىَ كُلِّ حَالٍ وَفِي كُلِّ حَالٍ وَنِعْمَةِ
(33x) اللهُ أَكْبَرُ

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَاْلحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ اْلمُلْكُ وَلَهُ اْلحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ

Dalam tulisan latinnya adalah:

Ilahanaa robbanaa anta maulanaa Subhanalloh
Subhanalloh 33 x

Subhanalloh wa bihamdih daiman abadan Alhamdulilloh
Alhamdulillah 33 x

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin ‘ala kulli haalin wani’mah
Allohu akbar 33 x

Allohu akbaru kabiirow wal hamdulillaahi katsiirow wasubhanallaahi bukrotaw wa ashiilaa, Laa ilaaha illallohu wahdahu laa syariikalah, lahul mulku walahul hamdu yuhyii wa yumiitu wahuwa ‘alaa kulli syain qodiir. Walaa haula walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘adziim.

Doa Setelah Sholat Fardhu

Doa setelah sholat pendek dan panjang

Di bawah ini adalah kumpulan dari doa setelah sholat pendek maupun panjang yang dibaca setelah melakukan sholat fardhu singkat disertai dengan tulisan latin juga terjemahannya:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. حَمْدًا يُوَافِىْ نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ. يَارَبَّنَالَكَ الْحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ كَمَا يَنْبَغِىْ لِجَلاَلِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ

“Bismillaahirrahmaanirrahiim. Alhamdulillaahi rabbil ‘aalamiin. Hamdayyu-waafii ni’amahuu wayukaafi’u maziidah. Yaa rabbanaa lakalhamdu wa lakasy syukruka-maa yambaghii lijalaali wajhika wa ‘azhiimisul-thaanik”.

Artinya:

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam. Pujian yang sebanding dengan nikmat-nikmatNya dan menjamin tambahannya. Wahai Tuhan kami, bagi-Mu-lah segala puji, dan bagi-Mu-lah segalah syukur, sebagaimana layak bagi keluhuran zat-Mu dan keagungan kekuasaan-Mu.

اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. صَلاَةً تُنْجِيْنَابِهَا مِنْ جَمِيْعِ اْلاَهْوَالِ وَاْلآفَاتِ. وَتَقْضِىْ لَنَابِهَا جَمِيْعَ الْحَاجَاتِ.وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ. وَتَرْفَعُنَابِهَا عِنْدَكَ اَعْلَى الدَّرَجَاتِ. وَتُبَلِّغُنَا بِهَا اَقْصَى الْغَيَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِى الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ اِنَّهُ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ وَيَاقَاضِىَ الْحَاجَاتِ

“Allaahumma shalliwasallim ’ala sayyidinaa muhammadiw wa ‘ala aali sayyidinaa muhammad shalaatan tun jhinaa biha min jamii’il ahwaali wal aafaat. Wa taqdhii lanaa bihaa jamii’al hajaat. Wa tuthahhirunaa bihaa min jami’is sayyi’aat. Wa tarfa ‘unaabihaa ‘indaka ‘aladdarajaat. Wa tuballighunaa bihaa aqshal ghaayaati minjamii’il khairaati fil hayaati wa ba’dal mamaat. Innahu samii’un qariibum mujiibudda’awaati wayaa qaadhiyal hajaat”.

Artinya:

Wahai Allah, limpahkanlah rahmat dan kesejahteraan kepada penghulu kami, Nabi Muhammad dan keluarganya, yaitu rahmat yang dapat menyelamatkan kami dari segala ketakutan dan penyakit, yang dapat memenuhi segala kebutuhan kami, yang dapat mensucikan diri kami dari segala keburukan, yang dapat mengangkat derajat kami ke derajat tertinggi di sisi-Mu, dan dapat menyampaikan kami kepada tujuan maksimal dari segala kebaikan, baik semasa hidup maupun sesudah mati. Sesunggunya Dia (Allah) Maha Mendengar, Maha Dekat, lagi Maha Memperkenankan segala doa dan permohonan. Wahai Dzat yang Maha Memenuhi segala kebutuhan Hamba-Nya.

اَللّٰهُمَّ اِنَّا نَعُوْذُبِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْبُخْلِ وَالْهَرَمِ وَعَذَابِ الْقَبْرِ

“Allaahumma innaa na ‘uudzubika minal‘ajzi wal kasali wal bukhli wal harami wa ‘adzaabil qabri”.

Artinya:

Wahai Allah! Sesungguhnya kami berlindung kepadaMu dari sifat lemah, malas, kikir, pikun dan dari azab kubur.

اَللّٰهُمَّ اِنَّا نَعُوْذُبِكَ مِنْ عِلْمٍ لاَيَنْفَعُ وَمِنْ قَلْبٍ لاَيَخْشَعُ وَمِنْ نَفْسٍ لاَتَشْبَعُ وَمِنْ دَعْوَةٍ لاَيُسْتَجَابُ لَهَا

“Allahummaa innaa na’uudzubika min ’ilmin laa yanfa’u wa min qalbiil laa yakhsya’u wa min nafsin laa tasyaba’u wa min da’watin laa yustajaabu lahaa”.

Artinya:

Wahai Allah! Sesungguhnya kami berlindung kepadaMu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyu’, dari jiwa yang tidak kenal puas, dan dari doa yang tak terkabul.

رَبَّنَااغْفِرْلَنَا ذُنُوْبَنَا وَلِوَالِدِيْنَا وَلِمَشَايِخِنَا وَلِمُعَلِّمِيْنَا وَلِمَنْ لَهُ حَقٌّ عَلَيْنَا وَلِمَنْ اَحَبَّ وَاَحْسَنَ اِلَيْنَا وَلِكَافَّةِ الْمُسْلِمِيْنَ اَجْمَعِيْنَ

“Rabbanagh firlanaa dzunuubanaa wa liwaa lidiinaa walimasyaayikhinaa wa limu’alli-miinaa wa liman lahuu haqqun ‘alainaa wa liman ahabba wa ahsana ilainaa wa likaaffatil mus limiin ajma’iin”.

Artinya:

Wahai Tuhan Kami, ampunilah dosa-dosa kami, dosa-dosa orang tua kami, para sesepuh kami, para guru kami, orang-orang yang mempunyai hak atas kami, orang-orang yang cinta dan berbuat baik kepada kami, dan seluruh umat islam.

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا اِنَّكَ اَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ وَتُبْ عَلَيْنَا اِنَّكَ اَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ

“Rabbanaa taqabbal minnaa innaka antas samii’ul ’aliim, wa tub’alainaa innaka antat tawwabur rahiim”.

Artinya:

Wahai Tuhan kami, perkenankanlah (permohonan) dari kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar Lagi Maha Mengetahui. Dan terimalah taubat kami, sesungguhnya Engkau Maha Menerima Taubat lagi Maha Penyayang.

رَبَّنَا أَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

“Rabbanaa aatinaa fiduunnyaa hasanah, wa fil aakhirati hasanah, waqinaa ‘adzaa ban naar.”

Artinya:

Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan hidup di dunia dan kebaikan hidup di akhirat, dan jagalah kami dari siksa api neraka.

وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

“Washallallahu ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa’alaa aalihiwa shahbihiiwa sallam, wal hamdu lillaahirabbil ‘aalamiin”.

Artinya:

Semoga Allah memberikan rahmat dan kesejahteraan kepada penghulu kami, Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya dan segala puji bagi Allah, Tuhan Semesta Alam.

Doa setelah sholat di atas ini masih bisa ditambah dengan doa-doa lain yang sesuai sunnah dari Al-qur’an dan hadist Nabi Muhammad SAW. Jika kita ingin berdoa mohon sesuatu tapi tidak bisa mengungkapkannya memakai bahasa Arab, kita bisa berdoa menggunakan bahasa kita sendiri terserah bahasa apa yang kita pakai. Karena Alloh maha mendengar segala doa dan tahu apa maksud kita bahkan yang masih di dalam hati kitapun alloh mengetahuinya.

Keutamaan Dzikir Setelah Sholat

Doa setelah sholat dan keutamaannya

Di bawah ini adalah sebagian dari keutamaan dzikir secara umum yang bersumber dari kitab Al-Quran:

1. Dzikir merupakan perintah Allah

Di dalam Al-qur’an perintah Allah untuk berdzikir ada banyak sekali jumlahnya, salah satu firman-Nya dalam Al-qur’an adalah:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا

Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir sebanyak-banyaknya. (QS. Al-Ahzab: 41)

2. Dzikir akan memberikan pahala dan pengampunan dari Alloh

Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menjanjikan surga kepada mereka yang berdzikir padaNya. Dasarnya adalah firman Alloh berikut ini:

وَالذَّاكِرِينَ اللَّهَ كَثِيرًا وَالذَّاكِرَاتِ أَعَدَّ اللَّهُ لَهُمْ مَغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا

Laki-laki dan perempuan yang banyak berdzikir, Allah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar. (QS. Al-Ahzab: 35)

3. Orang yang berdzikir akan diingat oleh Alloh juga

Jika kita mengingat makhluk Alloh, belum tentu makhluk tersebut akan sebaliknya mengingat pada kita, namun itu tidak terjadi dengan Allah, bahkan Alloh akan mengingat kepada barang siapa yang mengingat atau berdzikir padaNya. Dalilnya adalah:

فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ

Maka ingatlah kepada-Ku niscaya Aku pun ingat kepadamu. (QS. Al-Baqarah: 152)

4. Dzikir menjadikan hati tenang

Apabila kita melakukan dzikir kepada Allah, maka kita akan merasakan tenang pada hati, kedamaian dan kebahagiaan. Penjelasan ini ada pada firman Alloh berikut ini:

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

Orang-orang yang beriman, hati mereka menjadi tenang dengan mengingat Allah. Ingatlah, dengan berdzikir kepada Allah, hati menjadi tenang. (QS. Ar-Ra’d: 28)

Keutamaan Doa Setelah Sholat

Selain kita memperbanyak diri kita dengan dzikir, kita juga harus memperbanyak doa memohon kepada Allah SWT. Doa kepada Alloh mempunyai keutamaan bagi para hamba yang berdoa padaNya, diantaranya adalah:

1. Merupakan perintah dari Allah

Perintah untuk berdoa kepada Alloh juga sudah tercantum dalam al-qur’an. Di dalam al-qur’an tersebut disebutkan tentang perintah berdoa dan berjanji akan mengabulkan doa tersebut bagi mereka yang berdoa. Orang yang hanya berusaha secara lahir saja tanpa diiringi doa, maka dia digolongkan menjadi orang yang sombong dan ancaman bagi mereke ini adalah dimasukkan ke dalam neraka.

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masukkan neraka Jahanam dalam keadaan hina dina.” (QS. Al Mu’min: 60)

2. Doa kita akan dikabulkanNya

Allah SWT telah mengatakan dalam Al-qur’an bahwa Dia akan mengabulkan doa bagi mereka yang mau berdoa kepada Alloh. Hal ini ada dalam Al-qur’an yaitu:

أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ

Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepadaKu. (QS. Al Baqarah: 186)

3. Doa merupakan bentuk ibadah

Dengan berdoa berarti kita memohon sesuatu kepada Alloh, namun demikian ini dikategorikan sebagai ibadah. Selain mendapatkan apa yang kita minta, kita juga mendapat pahala. Sabda Nabi Muhammad SA adalah:

الدُّعَاءُ هُوَ الْعِبَادَةُ

Doa itu adalah ibadah. (HR. Tirmidzi, Abu Daud, Ibnu Majah dan Ahmad)

Ibnu Taimiyah rahimahullah dalam kitab Tazkiyatun Nafs menerangkan tentang surat Al Baqarah ayat 186 yang berkaitan dengan doa. Yaitu tentang pemberian Alloh dari yang kita mohon dalam doa kepadaNya, selanjutnya tentang paha yang diberikan oleh Allah atas doa ketika seorang hamba beribadah padaNya.

4. Allah memuliakan doa

Doa sangat dimuliakan oleh Allah lebih dari apapun. Sabda Nabi kita Muhammad SAW:

لَيْسَ شَىْءٌ أَكْرَمَ عَلَى اللَّهِ تَعَالَى مِنَ الدُّعَاءِ

Tidak ada sesuatu yang lebih dimuliakan Allah Ta’ala daripada doa. (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

5. Dengan doa bisa merubah qadha’ Alloh

Dengan kita memanjatkan doa maka Alloh akan merubah takdir atau qodho’ sebelumnya, ini berdasarkan sabda Rosululloh SAW:

لاَ يَرُدُّ الْقَضَاءَ إِلاَّ الدُّعَاءُ وَلاَ يَزِيدُ فِى الْعُمُرِ إِلاَّ الْبِرُّ

Tidak ada yang bisa menolak qadha kecuali doa dan tidak ada yang bisa menambah umur kecuali perbuatan baik. (HR. Tirmidzi)

Doa Setelah Sholat Lainnya

Contoh doa lain yang bisa ditambahkan pada doa setelah sholat kita baik fardhu ataupun sunnah:

اَللهُمَّ اِنَّا نَسْأَلُكَ سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ

اَللهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِى سَكَرَاتِ الْمَوْتِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ

Bacaan dalam tulisan latinnya adalah:

Allaahumma innaa nas aluka salaamatang fiddiini wa afiatan filjasadi waziaadatang fil ilmi wabarokatang fi rizki wataubatang Qoblalmaut warahmatan ingdalmaut wamaghfiratan ba’dal mauut,

Allaahumma hawwin alaina fi sakarootil mauti wannajata minannaar wal afwa ingdal hisaab.

Robbana laatuzigh Qulubana ba’da idz hadaitanaa wa hablanaa mil ladungka rohmatan innaka antal wahhaab.

Terjemhannya adalah:

“Ya Tuhanku, sesungguhnya hamba memohon kepada-Mu keselamatan dalam agama, dan kesehatan pada jasad hamba, dan bertambahnya ilmu, dan keberkahan di dalam rizki hamba, dan terimalah taubat hamba sebelum mati, dan rahmatilah hamba dalam kematian dan berikan pengampunan sesudah mati.

Ya Tuhanku, mudahkanlah hamba dalam menghadapi kematian, dan selamatkan hamba dari siksa api neraka, dan ampunilah hamba di hari perhitungan.”

Baca juga:

Seperti penjelasan yang ada di atas, bahwa kita bisa menambahkan doa setelah sholat lainnya yang menggunakan bahasa yang kita bisa jika tidak bisa menngunakan bahasa arab atau hanya sedikit doa yang kita hafal dari Al-qur’an maupun hadist Nabi SAW.

Demikian doa setelah sholat fardhu maupun sunnah yang telah kami tuliskan. Jangan pernah berhenti dan bosan berdoa kepada Alloh, karena Alloh SWT akan selalu mengabulkan atau menjawab doa kita yang baik, Amin.

sumber:https://www.artisanalbistro.com/doa-setelah-sholat/


    Doa Setelah Sholat, Dzikir Sholat dan Keutamaannya

    Informasi dan Pemesanan :